Skip to content

Lampiran C, Glosarium dan akronim


Cara menggunakan: Glosarium ini mencakup akronim Rotary dan kemanusiaan yang digunakan dalam buku ini. Setiap entri memberikan kepanjangan dalam bahasa Inggris beserta definisinya. Urutan abjad yang ketat.


Akronim dan istilah Rotary

  • AAR, After-Action Report (Laporan Pascatindakan). Dokumen pembekalan terstruktur yang ditulis setelah setiap operasi. Mencatat linimasa, hasil, keberhasilan, kegagalan, dan rekomendasi. Direkomendasikan dalam waktu 30 hari untuk setiap operasi respons bencana Rotary (lihat doktrin ch00).

  • CERT, Community Emergency Response Team (Tim Respons Darurat Masyarakat). Program yang melatih warga dalam keterampilan darurat dasar (pencarian dan penyelamatan ringan, pertolongan pertama, pemadaman api). Model Amerika yang diadopsi di beberapa negara.

  • DCA, Disaster Committee Activation (Aktivasi Komite Bencana). Skala aktivasi Rotary dengan 3 tingkat (konvensi distrik D7080, D5930), yang mana semakin kecil angkanya, semakin kuat mobilisasinya: DCA-3 (aktivitas normal, mode penasihatan dan perencanaan), DCA-2 (peristiwa signifikan, komite diaktifkan, dukungan Distrik diperlukan), DCA-1 (operasi bantuan skala penuh, bencana besar yang melampaui Distrik, Zona dan RI dikerahkan).

  • DDF, District Designated Fund (Dana yang Ditetapkan Distrik). Bagian dari SHARE (World Fund) yang dikembalikan kepada Distrik oleh TRF. Dapat digunakan untuk District Grants dan sebagai kontribusi lokal untuk Global Grants.

  • DDRF, District Disaster Relief Fund (Dana Bantuan Bencana Distrik). Dana cadangan yang dibentuk oleh Distrik untuk membiayai respons bencana segera di wilayahnya. Diisi melalui kontribusi sukarela dari klub.

  • DFC, District Finance Committee (Komite Keuangan Distrik). Badan yang bertanggung jawab mengawasi keuangan Distrik, termasuk alokasi dana bencana.

  • DG, District Governor (Gubernur Distrik). Pemimpin terpilih tertinggi di Distrik. Menyetujui permohonan DRG, menyatakan tingkat DCA, dan mengoordinasikan respons di tingkat Distrik. Masa jabatan satu tahun.

  • DNA-RAG, Disaster Network of Assistance Rotary Action Group. RAG yang mengkhususkan diri dalam koordinasi respons bencana. Menyediakan penilai terlatih, keahlian teknis, pelatihan, dan koordinasi antar-tingkat. Sebelumnya bernama DRF-RAG.

  • DRC, Disaster Response Committee (Komite Respons Bencana) klub atau distrik. Komite tetap yang bertanggung jawab atas persiapan dan respons terhadap bencana di dalam suatu klub atau distrik.

  • Disaster Coordinator (Koordinator Bencana), Peran yang ditunjuk di tingkat klub. Bertanggung jawab atas kesiapsiagaan klub, koordinasi selama respons, dan penghubung lapangan dengan DRO Distrik. Berbeda dari DRO, yang merupakan fungsi tingkat distrik.

  • DRG, Disaster Response Grant (Hibah Respons Bencana). Hibah TRF yang diberikan kepada distrik yang memenuhi syarat untuk respons bencana segera. Jumlah maksimum per permohonan pada saat penulisan: 25.000 USD. Plafon ini ditetapkan oleh The Rotary Foundation dan direvisi secara berkala; verifikasilah jumlah yang berlaku saat ini di my.rotary.org sebelum pengajuan, karena angka-angka yang dikutip di seluruh buku ini mencerminkan nilai yang berlaku pada saat penulisan. Jangka waktu persetujuan yang lazim: 2 hingga 4 minggu setelah pengajuan lengkap (24 hingga 48 jam untuk pengajuan pra-dampak bagi badai yang telah diberi nama). Pengajuan pra-dampak diatur oleh Disaster Response Grant Terms and Conditions yang diterbitkan oleh TRF; rujuklah versi terkini di my.rotary.org. Laporan penatalayanan wajib diserahkan dalam waktu 12 bulan.

  • DRFC, District Rotary Foundation Committee Chair (Ketua Komite Rotary Foundation Distrik). Bertanggung jawab atas koordinasi antara Distrik dan Rotary Foundation. Turut menandatangani permohonan hibah bersama DG.

  • DRO, District Disaster Relief Officer. Orang yang ditunjuk oleh DG untuk mengoordinasikan seluruh operasi respons bencana Distrik. Titik kontak utama antara klub, Distrik, dan Zona.

  • EREY, Every Rotarian, Every Year. Program yang mendorong setiap Rotarian untuk berkontribusi setiap tahun kepada Rotary Foundation (target: 100 USD per anggota per tahun). Dana-dana ini mengisi SHARE dan, secara tidak langsung, kapasitas respons bencana.

  • ESRAG, Environmental Sustainability Rotary Action Group. RAG yang mengkhususkan diri dalam isu-isu lingkungan: perubahan iklim, bahaya alam, pengurangan risiko bencana, rekonstruksi berkelanjutan.

  • GMS, Grant Management System (Sistem Manajemen Hibah). Platform daring TRF (terintegrasi dengan MyRotary) untuk mengajukan, melacak, dan melaporkan hibah. Setiap permohonan DRG atau Global Grant melalui GMS.

  • MOU, Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman). Perjanjian tertulis yang meresmikan kemitraan antara Rotary dan organisasi eksternal (LSM, otoritas setempat, mitra teknis). Wajib untuk Global Grants yang melibatkan mitra yang bekerja sama.

  • POD, Point of Distribution (Titik Distribusi). Lokasi fisik tempat bantuan didistribusikan kepada penerima manfaat. Setiap POD memerlukan seorang pengelola, register penerima manfaat, dan protokol keamanan.

  • RAGFP, Rotary Action Group for Peace. RAG yang mengkhususkan diri dalam pembangunan perdamaian, resolusi konflik, dan rekonstruksi pascakonflik. Beroperasi di kawasan tempat bencana alam dan konflik saling tumpang tindih.

  • RAGCED, Rotary Action Group for Community Economic Development. RAG yang mengkhususkan diri dalam pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk rekonstruksi ekonomi pascabencana: keuangan mikro, pelatihan kejuruan, pemulihan pasar lokal.

  • RI, Rotary International. Organisasi global yang menghimpun seluruh klub Rotary. Kantor pusat di Evanston, Illinois (Amerika Serikat). Menyediakan kerangka kelembagaan, merek, kebijakan, dan koordinasi global.

  • SITREP, Situation Report (Laporan Situasi). Laporan terstandardisasi yang disampaikan secara berkala dari tingkat bawah ke tingkat atas. Berisi keadaan situasi, tindakan yang sedang berlangsung, kebutuhan, dan permintaan. Frekuensi: setiap 6 jam (fase akut), harian, lalu mingguan.

  • TRF, The Rotary Foundation. Cabang amal Rotary. Mengelola hibah (DRG, Global Grants, District Grants), World Fund, program SHARE, Peace Fellowships, dan Disaster Response Fund.


Istilah kemanusiaan internasional

  • Cluster (Klaster), Kelompok sektor, sistem koordinasi kemanusiaan. Mekanisme koordinasi PBB yang menghimpun para aktor kemanusiaan menurut sektor intervensi (penampungan, kesehatan, air, pangan, dsb.). Setiap klaster dipimpin oleh sebuah badan PBB rujukan. Rotary dapat berpartisipasi dalam pertemuan klaster di tingkat lokal.

  • CHS, Core Humanitarian Standard. Kumpulan 9 komitmen yang menetapkan kewajiban organisasi kemanusiaan terhadap orang-orang yang terdampak krisis: relevansi, efektivitas, akuntabilitas, partisipasi.

  • EOC, Emergency Operations Center (Pusat Operasi Darurat). Lokasi fisik tempat otoritas mengoordinasikan respons bencana. Rotary sebaiknya mengetahui lokasi EOC setempat dan memastikan adanya penghubung di sana jika memungkinkan.

  • ICS, Incident Command System (Sistem Komando Insiden). Sistem manajemen respons darurat terstandardisasi yang terutama digunakan di Amerika Utara. Menetapkan hierarki yang jelas: komandan insiden, operasi, perencanaan, logistik, keuangan. Model rujukan untuk menstrukturkan respons Rotary.

  • IDP, Internally Displaced Person (Pengungsi Internal). Orang yang terpaksa meninggalkan rumahnya tetapi tetap berada di dalam negaranya (berbeda dari pengungsi lintas negara yang telah melintasi perbatasan internasional). Bencana alam adalah salah satu penyebab utama pengungsian internal.

  • IFRC, International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies. Organisasi payung yang mengoordinasikan 191 perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah nasional. Mitra strategis Rotary di lapangan dalam banyak bencana.

  • NFI, Non-Food Items (Barang Non-Pangan). Segala barang yang didistribusikan kepada korban bencana selain pangan: selimut, terpal, peralatan dapur, kit higiene, pakaian, kasur. Kategori standar dalam respons kemanusiaan.

  • OCHA, Office for the Coordination of Humanitarian Affairs. Badan PBB yang bertugas mengoordinasikan respons kemanusiaan internasional. Menerbitkan seruan pendanaan, mengelola CERF (dana darurat), dan mengaktifkan sistem klaster. Sumber tepercaya untuk data bencana.

  • ORSEC, Organisation de la Réponse de Sécurité Civile (sistem organisasi respons keamanan sipil Prancis). Rencana manajemen krisis otoritas Prancis. Menetapkan pengorganisasian respons bencana di tingkat departemen dan zona. Setara dengan National Response Framework di Amerika Serikat.

  • PFA, Psychological First Aid (Pertolongan Pertama Psikologis). Pendekatan terstruktur untuk dukungan psikologis segera setelah peristiwa traumatis. Tidak memerlukan pelatihan psikolog. Setiap relawan yang terlatih dapat menerapkannya. Komponen: mendengarkan, melindungi, menghubungkan, menstabilkan.

  • Sphere, Sphere Minimum Standards for humanitarian response (Standar Minimum Sphere untuk respons kemanusiaan). Rujukan global yang menetapkan standar kualitas minimum dalam empat bidang: air dan sanitasi, pangan dan gizi, penampungan dan barang non-pangan, kesehatan. Contoh: 15 liter air per orang per hari, 3,5 m² ruang beratap per orang.

  • UNHCR, United Nations High Commissioner for Refugees. Badan PBB yang bertanggung jawab atas perlindungan pengungsi dan orang-orang yang terpindahkan. Melakukan intervensi ketika bencana menyebabkan pengungsian penduduk secara masif melintasi perbatasan.

  • UNICEF, United Nations Children's Fund. Badan PBB yang mengkhususkan diri dalam perlindungan anak. Dalam bencana, UNICEF mengoordinasikan respons bagi anak-anak (gizi, pendidikan darurat, perlindungan, air).

  • UNDRR, United Nations Office for Disaster Risk Reduction. Badan PBB yang mengoordinasikan pelaksanaan Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015-2030. Sumber rujukan untuk data bencana global.

  • WASH, Water, Sanitation and Hygiene (Air, Sanitasi, dan Higiene). Sektor kemanusiaan yang mencakup akses ke air minum, sanitasi (jamban, pembuangan air limbah), dan promosi higiene. Salah satu dari tujuh bidang fokus Rotary. Bidang keahlian WASH-RAG.

  • WFP, World Food Programme. Badan PBB yang bertanggung jawab atas bantuan pangan darurat. Organisasi kemanusiaan terbesar di dunia berdasarkan volume bantuan yang didistribusikan. Mitra potensial untuk operasi Rotary berskala besar yang melibatkan distribusi pangan.

  • WHO, World Health Organization. Badan PBB yang memimpin respons kesehatan internasional. Dalam situasi bencana, mengoordinasikan surveilans epidemiologi, akses ke obat-obatan, dan respons terhadap epidemi.


Istilah operasional umum

  • Beneficiary (Penerima manfaat), Orang yang secara langsung menerima bantuan kemanusiaan. Istilah "korban" sebaiknya dihindari dalam komunikasi resmi.

  • Call-down list (Daftar pemanggilan berjenjang), Daftar telepon berantai: setiap orang menelepon orang berikutnya. Memungkinkan menjangkau seluruh anggota klub dalam waktu kurang dari 30 menit. Dikenal juga sebagai phone tree (pohon telepon).

  • Do No Harm, Prinsip kemanusiaan yang fundamental: setiap intervensi harus menghindari terjadinya kerugian tambahan bagi orang-orang yang terdampak.

  • Emergency kit (Kit darurat), Kumpulan bahan dan dokumen yang telah diposisikan lebih dulu oleh klub untuk intervensi segera (formulir, rompi, air, radio, dsb.). Disebut juga go-bag.

  • Phase 1, Emergency (Fase 1, Kedaruratan), 72 jam pertama setelah bencana. Prioritas: penyelamatan, penilaian, pertolongan pertama, pengamanan.

  • Phase 2, Stabilization (Fase 2, Stabilisasi), Dari 72 jam hingga 4 minggu. Prioritas: distribusi terstruktur, koordinasi, pendanaan, komunikasi.

  • Phase 3, Recovery (Fase 3, Pemulihan), Dari 1 bulan hingga 24 bulan. Prioritas: rekonstruksi, rehabilitasi, ketahanan, Global Grants.

  • Stewardship (Penatalayanan), Kewajiban mempertanggungjawabkan penggunaan dana Rotary Foundation. Mencakup laporan naratif, keuangan, dan fotografis. Batas waktu: 12 bulan setelah penerimaan dana (DRG) atau sesuai jadwal Global Grant.

  • Tier / Layer (Tingkat / Lapisan), Tingkat dalam ekosistem Rotary. Enam tingkat: Klub (1), Distrik (2), Zona (3), RAGs (4), TRF (5), RI (6). Setiap tingkat memiliki peran yang berbeda dalam respons bencana.

  • Community kitchen transition (Transisi dapur umum), Penutupan sebuah dapur umum berdasarkan kriteria objektif: pasar lokal ≥ 80% berfungsi, ATAU biaya satuan dapur > harga pasar lokal, ATAU penerima manfaat aktif < 20% dari puncak selama 3 hari berturut-turut (lihat bab 14).

  • PFA to beneficiary ratio (Rasio PFA terhadap penerima manfaat), Kepadatan minimum penanggap yang terlatih Psychological First Aid: 1 per 100 orang berisiko pada fase kedaruratan, 1 per 50 pada stabilisasi, 1 per 30 pada pemulihan (lihat bab 17).

  • Complex multi-hazard crisis (Krisis multibahaya yang kompleks), Bertumpuknya dua atau tiga penekan (stressor) besar pada populasi yang sama dalam jangka waktu singkat (mis. gempa bumi + epidemi; konflik + kekeringan + kelaparan). DNA-RAG wajib berperan sebagai koordinator pusat (lihat kartu F4 pada bab 26).

  • Vicarious trauma / compassion fatigue (Trauma tidak langsung / kelelahan berbelas kasih), Konsekuensi dari paparan berulang terhadap penderitaan orang lain. Vicarious trauma menunjuk pada fenomena klinis (paparan tidak langsung terhadap peristiwa traumatis); compassion fatigue menunjuk pada manifestasi operasionalnya (kelelahan emosional, penarikan diri). Lihat bab 17.


Lampiran C, Glosarium dan akronim, Rotary Club Disaster Response Book